Memberi Nama Bayi yang Baru Lahir
Su Wong menikah dengan Lee Wong, keduanya berkulit putih dan berambut lurus. Tahun berikutnya, keluarga Wong memiliki bayi baru. Perawat membawa kepada mereka seorang bayi laki-laki berkulit hitam dan rambut keriting.
"Selamat!" kata perawat, "Mr Wong, apa nama yang akan Anda berikan untuk bayi Anda?"
Si ayah bingung melihat bayi mereka yang baru itu dan berkata, "Saya pikir kami akan memberinya nama Sam Ting Wong."
"Selamat!" kata perawat, "Mr Wong, apa nama yang akan Anda berikan untuk bayi Anda?"
Si ayah bingung melihat bayi mereka yang baru itu dan berkata, "Saya pikir kami akan memberinya nama Sam Ting Wong."
- Jangan Bohong Terhadap Ibu
Roy mengundang ibunya makan malam di apartemennya. Sewaktu makan, ibunya selalu memperhatikan betapa cantiknya teman satu apartemen anaknya Roy.
Sang ibu malah sudah lama memendam kecurigaan adanya hubungan istimewa antara Roy dan teman se apartemen nya dan oleh sebab itu menambah keingintahuan sang ibu tentang hubungan anaknya itu. Hingga malam hari, sang ibu memperhatikan bagaimana kedua insan itu berinteraksi sang ibu mulai ber-tanya2 dalam hatinya ada apa dibalik hubungan Roy dan temannya itu yang tidak kasat mata.
Membaca pikiran sang ibu, Roy berkata,”Saya tahu apa yang ada dalam pikiran ibu, tetapi saya jamin, Julie dan saya hanyalah TEMAN BIASA saja.”
Satu minggu kemudian , Julie mengatakan pada Roy, “Sejak ibumu datang makan malam, saya tidak dapat lagi menemukan sendok perak kuah itu. Kau tidak akan mengira ibumu membawanya bukan.” Roy berkata,”Aku meragukan hal itu, tetapi untuk memastikannya aku akan menulis surat padanya.
Lalu Roy menulis suratnya sebagai berikut:
Ibu yang tercinta,
Saya tidak mengatakan ibu “mengambil” sendok kuah dari apartemenku, dan saya juga tidak mengatakan ibu “tidak mengambil” sendok kuah itu.
Tetapi faktanya adalah bahwa sendok kuah itu raib sejak ibu datang makan malam disini.
Beberapa hari kemudian Roy menerima surat dari ibunya yang berbunyi:
Puteraku sayang,
Ibu tidak mengatakan kau “tidur” dengan Julie, dan ibu juga tidak mengatakan kau “tidak tidur” dengannya.
Tetapi faktanya adalah bila ia tidur ditempat tidurnya sendiri,ia akan menemukan sendok kuah itu.
Ibumu tercinta.
Sang ibu malah sudah lama memendam kecurigaan adanya hubungan istimewa antara Roy dan teman se apartemen nya dan oleh sebab itu menambah keingintahuan sang ibu tentang hubungan anaknya itu. Hingga malam hari, sang ibu memperhatikan bagaimana kedua insan itu berinteraksi sang ibu mulai ber-tanya2 dalam hatinya ada apa dibalik hubungan Roy dan temannya itu yang tidak kasat mata.
Membaca pikiran sang ibu, Roy berkata,”Saya tahu apa yang ada dalam pikiran ibu, tetapi saya jamin, Julie dan saya hanyalah TEMAN BIASA saja.”
Satu minggu kemudian , Julie mengatakan pada Roy, “Sejak ibumu datang makan malam, saya tidak dapat lagi menemukan sendok perak kuah itu. Kau tidak akan mengira ibumu membawanya bukan.” Roy berkata,”Aku meragukan hal itu, tetapi untuk memastikannya aku akan menulis surat padanya.
Lalu Roy menulis suratnya sebagai berikut:
Ibu yang tercinta,
Saya tidak mengatakan ibu “mengambil” sendok kuah dari apartemenku, dan saya juga tidak mengatakan ibu “tidak mengambil” sendok kuah itu.
Tetapi faktanya adalah bahwa sendok kuah itu raib sejak ibu datang makan malam disini.
Beberapa hari kemudian Roy menerima surat dari ibunya yang berbunyi:
Puteraku sayang,
Ibu tidak mengatakan kau “tidur” dengan Julie, dan ibu juga tidak mengatakan kau “tidak tidur” dengannya.
Tetapi faktanya adalah bila ia tidur ditempat tidurnya sendiri,ia akan menemukan sendok kuah itu.
Ibumu tercinta.
Membanting Pintu yang Terganjal
Pada Minggu sore yang cerah, dua orang pemuda RT melakukan kunjungan dari pintu ke pintu untuk pengumpulan dana bantuan kemanusiaan. Ketika mereka mengetuk satu pintu, dan melihat bahwa wanita yang membuka pintu tidak senang melihat mereka.
Dia mengatakan kepada mereka dengan tegas bahwa ia tidak ingin membantu apa-apa, dan sebelum mereka bisa berkata apa-apa lagi, dia membanting pintu di depan mereka.
Yang mengejutkan, pintu tidak menutup, bahkan, ia kembali terbuka. Wanita itu mencoba lagi, benar-benar mendorong pintu itu, dan membanting lagi dengan hasil yang sama - pintu kembali terbuka.
Wanita itu yakin bahwa orang-orang muda itu mengganjal pintu dengan kaki mereka, dan kali ini ia mengumpulkan tenaga yang sangat besar untuk membanting pintu itu dengan sangat kuat. Saat itu, salah satu dari mereka berkata dengan tenang,
"Bu, sebelum Anda melakukannya lagi, Anda harus memindahkan kucing Anda terlebih dahulu."
Dia mengatakan kepada mereka dengan tegas bahwa ia tidak ingin membantu apa-apa, dan sebelum mereka bisa berkata apa-apa lagi, dia membanting pintu di depan mereka.
Yang mengejutkan, pintu tidak menutup, bahkan, ia kembali terbuka. Wanita itu mencoba lagi, benar-benar mendorong pintu itu, dan membanting lagi dengan hasil yang sama - pintu kembali terbuka.
Wanita itu yakin bahwa orang-orang muda itu mengganjal pintu dengan kaki mereka, dan kali ini ia mengumpulkan tenaga yang sangat besar untuk membanting pintu itu dengan sangat kuat. Saat itu, salah satu dari mereka berkata dengan tenang,
"Bu, sebelum Anda melakukannya lagi, Anda harus memindahkan kucing Anda terlebih dahulu."
Kura-Kura Memanjat Pohon
Seekor kura-kura kecil mulai memanjat sebuah pohon dengan perlahan-lahan. Setelah selama berjam-jam mencoba, ia akhirnya sampai ke puncak, kemudian melompat sambil mengepakkan kaki-kakinya. Ia jatuh dengan keras ke tanah. Setelah sadar, ia memanjat lagi, lompat lagi, dan jatuh lagi. Kura-kura itu terus mencoba, sementara sepasang burung di atas pohon mengamati kura-kura itu dengan penuh rasa iba.
Kemudian burung betina berkata kepada suaminya, "Sayang, saya rasa inilah saatnya untuk memberitahu kura-kura kecil kita kalau dia adalah anak adopsi."
Kemudian burung betina berkata kepada suaminya, "Sayang, saya rasa inilah saatnya untuk memberitahu kura-kura kecil kita kalau dia adalah anak adopsi."
Lupa Beli Tiket Dengan Istri Sendiri
Sepasang pengantin baru akan mengadakan perjalanan bulan madu menggunakan kereta api. Setibanya di stasiun si suami berkata, "Sayang, tunggulah di sini, aku akan membeli tiket dulu."
Sang suami langsung pergi membeli tiket, tapi secara tidak sadar dia membeli hanya satu tiket. Dia lupa kalau dia sudah menikah dan harus membeli dua tiket. Setelah membeli tiket, dia langsung kembali ke tempat istrinya yang sedang menunggu.
Begitu sang istri melihat kalau di tangan suaminya itu hanya ada satu tiket, maka menangislah dia. Sang suami yang bingung ikut pula melihat tangannya sendiri dan baru sadar kalau dia hanya membeli satu tiket.
Untuk menghibur istrinya dia berkata, "Ohhh sayang, saking gembiranya sampai-sampai aku lupa membeli tiket untuk diriku sendiri!"
Sang suami langsung pergi membeli tiket, tapi secara tidak sadar dia membeli hanya satu tiket. Dia lupa kalau dia sudah menikah dan harus membeli dua tiket. Setelah membeli tiket, dia langsung kembali ke tempat istrinya yang sedang menunggu.
Begitu sang istri melihat kalau di tangan suaminya itu hanya ada satu tiket, maka menangislah dia. Sang suami yang bingung ikut pula melihat tangannya sendiri dan baru sadar kalau dia hanya membeli satu tiket.
Untuk menghibur istrinya dia berkata, "Ohhh sayang, saking gembiranya sampai-sampai aku lupa membeli tiket untuk diriku sendiri!"
Sejarah Penemuan Listrik
Banyak orang percaya bahwa Ben Franklin menemukan listrik dengan percobaan layang-layangnya yang terkenal. Sebenarnya, seorang wanita yang membuat penemuan itu terjadi.
Kisah sebenarnya adalah Ben Franklin sedang berbaring dengan istrinya pada suatu malam, memeluk istrinya dengan mesra dan mebisikkan sesuatu di telinga istrinya.
Istrinya kemudian mengatakan kepadanya untuk pergi saja bermain layangan. Dan kemudian terjadilah sejarah penemuan listrik tersebut.
Budi sangat bingung dengan pesan-pesan suara yang aneh yang dia peroleh pada voice mailbox di Handphone GSM-nya ketika habis pergi ke pedalaman yang tidak ada sinyal. Semua pesan suara yang dia dapat adalah suara teman-teman dan kolega bisnisnya dan semua pesannya sama, yaitu mereka semua berbicara dan berkata, "BEEP."
Karena penasaran, dia mencoba mematikan HP-nya dan menggunakan nomor lain mencoba mendengarkan pesan mailboxnya sendiri yang sudah dia rekam sebelumnya untuk nomor HP yang dimatikan tersebut.
Pesannya berbunyi, "Halo saya Budi, sedang pergi ke pedalaman, silahkan tinggalkan BEEP setelah pesan."
Jono membeli kulkas baru untuk rumahnya. Untuk bisa membuang kulkas tuanya, ia meletakkannya di halaman depan rumahnya dan memberi tanda di atasnya yang tertulis: "Gratis. Silakan dibawa ke rumah Anda!"
Selama tiga hari, kulkas itu tetap ada di sana bahkan tanpa satu orangpun melihatnya. Dia akhirnya berpiki bahwa banyak orang yang tidak terlalu percaya pada tawaran gratis ini, karena terlalu bagus untuk jadi kenyataan, maka ia mengubah tandanya menjadi: "Lemari es dijual, harga Rp. 500.000!"
Pada hari berikutnya hari seseorang telah mencurinya.
"Bolehkah saya parkir disini ?" tanya Tomy, seorang pendatang baru, kepada polisi di kota itu.
"Tidak boleh!!" sahut polisi.
Tomy menjadi heran "Tapi kenapa mobil-mobil lainya boleh parkir di sini??" tanya Tomy kembali.
"Karena mereka tidak bertanya terlebih dahulu" sahut polisi.
Seorang wanita membawa bayinya yang berumur 4 bulan untuk mengunjungi tetangganya. Si bayi mulai rewel segera setelah mereka tiba.
Roger, 5 tahun, anak dari tetangga yang dia kunjungi berkata, "Dari mana Anda mendapatkan bayi ini?"
"Dia dikirim dari Surga," jawab ibu.
Ketika bayi itu terus menangis dan berteriak, anak kecil itu berkata, "Aku yakin aku tahu mengapa dia dikirim dari Surga. Tuhan ingin ketenangan di atas sana!"
Polisi mengatakan bahwa ia senang aksi sulap, dan jika pengemudi itu mau melakukan sediki atraksi baginya, maka polisi itu tidak akan menilangnya. Namun pesulap itu bilang jika peralatannya sudah sampai di tempat pesta dan dia tidak punya alat apa-apa untuk bermain sulap.
Polisi berkata bahwa ia punya tiga obor di bagasi mobilnya. Pemain sulap itu mengatakan bahwa itu bisa digunakan. Polisi lalu mengambilnya dan menyalakan obor itu, kemudian menyerahkannya kepada pengemudi itu. Pengemudi itu lalu melakukan atraksi obor dengan bagus, karena memang dia ternyata adalah seorang pesulap profesional.
Sementara pesulap itu melakukan atraksinya, tiba-tiba ada sebuah mobil yang berhenti dan parkir di belakang mobil patroli. Pengemudi itu ternyata sedang mabuk, lalu dia berjalan terhuyung-huyung ke mobil polisi, membuka pintu belakang, dan duduk. Polisi kemudian berjalan menuju ke mobilnya, membuka pitu, lalu menanyakan kepada orang itu alasan dia masuk ke mobil polisi.
Orang mabuk tadi menjawab, "Anda sekarang bisa membawa saya ke penjara, karena TIDAK ada satupun bagi saya cara untuk dapat lulus ujian seperti itu."
Michael menonton pertandingan derby antara Manchester United dan Liverpool, Stadion Old Trafford itu penuh sesak dan hanya ada satu kursi kosong - di samping Michael.
"Siapa yang punya kursi ini?" tanya orang di kursi depan.
"Istri saya biasanya duduk di sini." Michael menjawab.
"Tapi mengapa dia tidak ada di sini?" tanya orang itu.
"Dia meninggal." Kata Michael datar.
"Jadi kenapa tidak Anda berikan tiket ke salah satu teman atau pasangan Anda?"
"Mereka semua pergi ke pemakaman..." Kata Michael.
Kisah sebenarnya adalah Ben Franklin sedang berbaring dengan istrinya pada suatu malam, memeluk istrinya dengan mesra dan mebisikkan sesuatu di telinga istrinya.
Istrinya kemudian mengatakan kepadanya untuk pergi saja bermain layangan. Dan kemudian terjadilah sejarah penemuan listrik tersebut.
Menggunakan Voice Mailbox
Budi sangat bingung dengan pesan-pesan suara yang aneh yang dia peroleh pada voice mailbox di Handphone GSM-nya ketika habis pergi ke pedalaman yang tidak ada sinyal. Semua pesan suara yang dia dapat adalah suara teman-teman dan kolega bisnisnya dan semua pesannya sama, yaitu mereka semua berbicara dan berkata, "BEEP."
Karena penasaran, dia mencoba mematikan HP-nya dan menggunakan nomor lain mencoba mendengarkan pesan mailboxnya sendiri yang sudah dia rekam sebelumnya untuk nomor HP yang dimatikan tersebut.
Pesannya berbunyi, "Halo saya Budi, sedang pergi ke pedalaman, silahkan tinggalkan BEEP setelah pesan."
Membeli Kulkas Baru dan Membuang Kulkas Lama
Jono membeli kulkas baru untuk rumahnya. Untuk bisa membuang kulkas tuanya, ia meletakkannya di halaman depan rumahnya dan memberi tanda di atasnya yang tertulis: "Gratis. Silakan dibawa ke rumah Anda!"
Selama tiga hari, kulkas itu tetap ada di sana bahkan tanpa satu orangpun melihatnya. Dia akhirnya berpiki bahwa banyak orang yang tidak terlalu percaya pada tawaran gratis ini, karena terlalu bagus untuk jadi kenyataan, maka ia mengubah tandanya menjadi: "Lemari es dijual, harga Rp. 500.000!"
Pada hari berikutnya hari seseorang telah mencurinya.
Apakah Boleh Parkir
"Bolehkah saya parkir disini ?" tanya Tomy, seorang pendatang baru, kepada polisi di kota itu.
"Tidak boleh!!" sahut polisi.
Tomy menjadi heran "Tapi kenapa mobil-mobil lainya boleh parkir di sini??" tanya Tomy kembali.
"Karena mereka tidak bertanya terlebih dahulu" sahut polisi.
Bayi Dikirim dari Surga
Seorang wanita membawa bayinya yang berumur 4 bulan untuk mengunjungi tetangganya. Si bayi mulai rewel segera setelah mereka tiba.
Roger, 5 tahun, anak dari tetangga yang dia kunjungi berkata, "Dari mana Anda mendapatkan bayi ini?"
"Dia dikirim dari Surga," jawab ibu.
Ketika bayi itu terus menangis dan berteriak, anak kecil itu berkata, "Aku yakin aku tahu mengapa dia dikirim dari Surga. Tuhan ingin ketenangan di atas sana!"
Polisi dan Pesulap
Polisi mengatakan bahwa ia senang aksi sulap, dan jika pengemudi itu mau melakukan sediki atraksi baginya, maka polisi itu tidak akan menilangnya. Namun pesulap itu bilang jika peralatannya sudah sampai di tempat pesta dan dia tidak punya alat apa-apa untuk bermain sulap.
Polisi berkata bahwa ia punya tiga obor di bagasi mobilnya. Pemain sulap itu mengatakan bahwa itu bisa digunakan. Polisi lalu mengambilnya dan menyalakan obor itu, kemudian menyerahkannya kepada pengemudi itu. Pengemudi itu lalu melakukan atraksi obor dengan bagus, karena memang dia ternyata adalah seorang pesulap profesional.
Sementara pesulap itu melakukan atraksinya, tiba-tiba ada sebuah mobil yang berhenti dan parkir di belakang mobil patroli. Pengemudi itu ternyata sedang mabuk, lalu dia berjalan terhuyung-huyung ke mobil polisi, membuka pintu belakang, dan duduk. Polisi kemudian berjalan menuju ke mobilnya, membuka pitu, lalu menanyakan kepada orang itu alasan dia masuk ke mobil polisi.
Orang mabuk tadi menjawab, "Anda sekarang bisa membawa saya ke penjara, karena TIDAK ada satupun bagi saya cara untuk dapat lulus ujian seperti itu."
Supporter Sepak Bola Fanatik
Michael menonton pertandingan derby antara Manchester United dan Liverpool, Stadion Old Trafford itu penuh sesak dan hanya ada satu kursi kosong - di samping Michael.
"Siapa yang punya kursi ini?" tanya orang di kursi depan.
"Istri saya biasanya duduk di sini." Michael menjawab.
"Tapi mengapa dia tidak ada di sini?" tanya orang itu.
"Dia meninggal." Kata Michael datar.
"Jadi kenapa tidak Anda berikan tiket ke salah satu teman atau pasangan Anda?"
"Mereka semua pergi ke pemakaman..." Kata Michael.